Transformasi Budaya (transformation = perubahan), ini bukan karena film Transformer sedang diputar di Jakarta, tetapi istilah ini sudah mulai dikenal sejak lebih kurang 5 tahun yang lalu, di lingkungan karyawan Rumah Sakit Dr Cipto Mangunkusumo Jakarta, namun realisasi dampaknya baru mulai dirasa sejak tahun 2007 kemarin. Sebenarnya istilah ini menurut penulis merupakan sebuah jargon yang dibuat untuk merubah pola pikir dan kinerja seluruh karyawan. Memang selama bekerja sekian tahun, penulis belum pernah merasakan perubahan yang berarti di dalam lingkungan dan suasana kerja. Baru pada tahun 2007 kemarin, sudah mulai ada perubahan-perubahan yang cukup berarti, perubahan pada konsep kerja, system dan reward/ punishment, sudah mulai dilaksanakan.
Perubahan yang mulai berarti, penulis rasakan sejak dimulainya pembangunan fisik sarana ruang perawatan Public Wing, ruangan yang ditujukan untuk perawatan pasien-pasien umum dan kelas tiga. Dimana koorporat (rumah sakit) sudah mulai menerapkan system yang lebih tertib, baik bagi karyawan maupun pasien dan pengunjung pasien.
Karyawan absensi menggunakan Finger Print, ruangan kerja perawat terpantau cctv, pintu masuk dijaga petugas security, sehingga keluarga pasien hanya boleh menunggu di luar, dan sudah disediakan rumah singgah dengan biaya hanya Rp 15,000,00 permalam, merupakan sebagian system baru yang diterapkan di RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo. Bahkan karyawan yang akan masuk gedung ini, jika tidak memakai Nametag juga tidak diijinkan masuk.
Mungkin dengan adanya gedung baru ini, dirasakan oleh koorporat merupakan waktu yang tepat untuk diterapkannya proses perubahan yang berarti di lingkungan rumah sakit ini.
Mungkin dengan adanya gedung baru ini, dirasakan oleh koorporat merupakan waktu yang tepat untuk diterapkannya proses perubahan yang berarti di lingkungan rumah sakit ini.


Pintu masuk Gedung A, Public Wing
Transformasi Fisik (kalau boleh penulis mengistilahkannya), merupakan proses awal yang bisa penulis rasakan, untuk kemudian kearah transformasi kinerja, agar bisa menjadi transformasi budaya (memakai istilah penulis sendiri). Transformasi fisik sedang terus berlangsung dengan dibangunnya Gedung International Wing, bangunan yang nantinya diperuntukan bagi pelayanan VIP dan Super VIP. Dan Transformasi kinerja pun menurut penulis sedang terus berlangsung. Apakah sudah berjalan dengan baik ?, atau bahkan berhasil ?, rasanya tidak ada yang tahu, karena sampai saat ini belum ada survey ataupun data yang mengatakan tentang outpun dari jargon ini.



